Bisnis

Bank Dunia Sebut RI Seret Investasi – CNBC Indonesia


Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Dunia menyarankan agar Indonesia fokus untuk menarik banyak investasi, bukan menurunkan defisit transaksi berjalan (contemporary narrative deficit/CAD). Sebab menurunkan CAD bisa menjadi bumerang bagi Indonesia karena menghambat laju pertumbuhan ekonomi.

- Advertisement -

Dalam laporan yang dikutip Jumat (6/9/2019), Bank Dunia menyebut menarik lebih banyak investasi pada akhirnya akan mengatasi masalah CAD. Ketika semakin banyak investasi yang masuk, maka ekspor diharapkan bisa meningkat sehingga bisa memperbaiki CAD.

Baca Juga:  Jadi CEO Terbaik Dunia, Siapa Jensen Huang? - Kompas.com - KOMPAS.com

Menurut laporan Bank Dunia yang berjudulWorld Financial Risks and Implications for Indonesia, dana masuk dari Penanaman Modal Asing (PMA) per tahun rata-rata adalah US$ 22 milyar. Belum lagi dikurangi US$ 5 milyar yang keluar dari Indonesia tiap tahun.

Masalahnya, tambah Bank Dunia, arus PMA ke Indonesia bisa dibilang seret. Bahkan Indonesia boleh dibilang kalah dari Kamboja. Di Kamboja, PMA berkontribusi rata-rata 11,8% terhadap pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB) dalam rata-rata 5 tahunan.

- Advertisement -
FDI di ASEANSumber : World Bank

Baca Juga:  Gara-gara Mobil Listrik, Harga Mobil Bekas Bensin Bakal Anjlok? - Detikcom

Salah satu masalah terbesar yang dihadapi adalah iklim investasi yang kurang hangat terhadap investor. Sebagai contoh, untuk memindahkan pabrik dari China ke Indonesia butuh waktu 1 tahun yang berisiko dan birokrasi yang berbelit-belit.

Sebagai perbandingan, untuk membangun pabrik di Vietnam, Thailand, Malaysia, Singapura dan Taiwan butuh waktu yang lebih singkat. Negara tetangga seperti Vietnam dan Filipina telah melakukan reformasi kebijakan yang dinilai ambisius. Lagi-lagi Indonesia masih punya pekerjaan rumah untuk melakukan reformasi kebijakan investasi.

Baca Juga:  Mengenal Platform Keuangan Koperasi Pertama di Indonesia - ayobandung.com

TIM RISET CNBC INDONESIA(Tirta Widi Gilang Citradi/aji)

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close