Bisnis

Bank Artos Berpotensi Jadi Gojek Bank, Ini Kata OJK – CNBC Indonesia


Jakarta, CNBC Indonesia –Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, hingga saat ini pihakPT Financial institution Artos Indonesia Tbk (ARTO) dan Gojek belum menyampaikan informasi kepada OJK terkait rumor yang beredar di pasar mengenai rencana Financial institution Artos akan bertransformasi menjadi Gojek Financial institution (GoBank).

- Advertisement -

“Belum ada yang mengajukan, ” kata Deputi Komisioner OJK Institute dan Keuangan Digital, Sukarela Batunanggar, di Jakarta, Senin (7/10/2019) saat diminta tanggapannya.

Sukarela juga enggan mengelaborasi lebih lanjut seperti apa nantinya bila Financial institution Artos bertransformasi menjadi financial institution digital. Namun, pada prinsipnya, regulator mendukung financial institution-financial institution di Indonesia melakukan transformasi ke perbankan digital, hal ini juga sudah didukung oleh aturan POJK Nomor 12 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Layanan Perbankan Digital oleh Financial institution Umum.

Baca Juga:  Bank Artos Mau Jadi Bank Gojek? - detikFinance

- Advertisement -

“OJK mendorong ke depan financial institution financial institution-financial institution melakukan transformasi kedigital banking. Tidak hanya dari bisnis proses, tapi juga dari sisi bisnis model, sehingga lebihresponsibledan inklusif ke depa,” kata Sukarela.

Mengacu recordsdata BEI, harga sahamARTO sudah melesat lebih dari 1.300% dari awal tahun hingga Senin ini (7/10/2019) merespons rumor tersebut.

Pada perdagangan hari ini, saham ARTO kena batas atas penolakan sistem perdagangan aliasauto rejectatas ketika sahamnya menyentuh kenaikan 24,64% di level Rp 2.630/saham. Suspensi saham ARTO mulai dibuka pada sesi I ini setelah Jumat pekan lalu disuspensi atau dihentikan sementara oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Baca Juga:  Harga Emas Berpotensi Rekor Lagi, How Long Can You Go? - CNBC Indonesia

Secara terpisah, analis PT RHB Sekuritas Indonesia Henry Wibowo berpendapat, ada potensi merger dan akuisisi ini menjadi kenyataan, pasalnya, calon pembeli Financial institution Artos adalah dua nama yang dianggap mumpuni dalam mengembangkan financial institution digital, yakni Jerry NG dan Patrick Walujo.

“Jerry Ng kita tahu sebelumnya direksi PT Financial institution BTPN Tbk, yang membuat Jenius, aplikasi digital financial institution dan sukses. Kapasitas beliau berhubung baik, dan discover file ini dilihat investor. Satu lagi Patrick Walujo dari Northstar, investor Gojek,” kata Henry dalam programtalkshowdi CNBC Indonesia, Jumat lalu (4/10/2019).

Baca Juga:  All-new Mazda CX-8 Resmi Dilaunching Hari Ini, SUV 7 Penumpang, Mesin 2.500 cc Tanpa Turbo - GridOto.com

“Tidak menutup kemungkinan Financial institution Artos [menjadi GoBank] bisa jadi kenyataan,” prediksinya.

Dia mengalisis bahwa bisnis Gojek saat ini setengahnya disumbang dari Gopay dan peraturan perbankan soal pembayaran digital atau dompet digital ini masih abu-abu.

“Jadi diaknowingmereka inia head[lebih dahulu dari regulasi]. Jadi jika ada transaksi harus besar [menarik dana Gopay besar] harus ada izin perbankan, maka arahnya ke sana [sudah lebih dahulu siap].”


Saham ARTO meroket karena rumor, begini saran analis

[Gambas:Video CNBC]
(tas/tas)

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close