Teknologi

Asteroid Seluas 100 Meter Nyaris Luput dari Pandangan NASA – iNews


Dini Listiyani · Sabtu, 21 September 2019 – 15: 20 WIB

- Advertisement -

Asteroid Seluas 100 Meter Nyaris Luput dari Pandangan NASA

Ilustrasi asteroid (Foto: ESA)

MOUNTAIN VIEW, iNews.identification –Pada Juli lalu, Bumi selamat dari asteroid selebar 100 meter. Dinamai 2019 OK, asteroid melewati planet Bumi pada jarak 40.400 mil.

- Advertisement -

Meskipun jarak tersebut terdengar jauh, tapi dalam dunia astronomi tergolong dekat. Menurut laporanBuzzFeed Info, NASA ternyata mengetahui asteroid 2019 OK beberapa jam sebelum mengarah ke Bumi.

Dalam satu e-mail, yang diperoleh BuzzFeed Info melalui permintaan Freedom of Info, seorang karyawan NASA mengakui asteroid ‘menyelinap melalui jaring.’ Sementara e-mail yang lain, memperingatkan adanya asteroid besar yang akan melintasi Bumi.

Baca Juga:  Dijual 6 Desember, Harga iPhone 11 di Indonesia Mulai Rp13 Juta - Info Komputer

“Karena mungkin ada liputan media besok, saya memperingatkan Anda dalam waktu sekitar 30 menit asteroid berukuran 57-130 meter akan melewati Bumi dengan jarak hanya 0,19 lunar distances (sekitar 48.000 mil). 2019 OK terlihat sekitar 24 jam lalu,” kata Planetary Defence Officer NASA Lindley Johnson dalam e-mail yang dikutip dariConverse,Sabtu (21/9/2019).

Baca Juga:  Mainkan 2.500 Game MS-DOS Secara Gratis - Inilahkoran

Asteroid 2019 OK ditemukan oleh observatorium di Brasil, yang memperingatkan NASA. Penelitian mengungkapkan seandainya asteroid 2019 OK menghantam Bumi, maka wilayah seluas 50 mil bisa saja musnah.

Dalam sebuah e-mail yang dikirim dua hari setelah asteroid itu lewat, Paul Chodas, Supervisor of the Centre for Reach-Earth Object Research di NASA menuliskan, objek ini menyelinap melalui serangkaian jaring penangkap mereka.

Sejauh ini belum dijelaskan mengenai bagaimana NASA, yang secara terartur memonitor langit untuk asteroid, melewatkan atau luput dari batu luar angkasa yang besar.

Baca Juga:  Xbox Scarlet Bakal Saingi Sony Playstation 5, Begini Spesifikasi Keduanya. - Berita Indonesia - JITUNEWS.COM

“Teleskop berbasis darat saja memiliki keterbatasan. Misalnya, mereka hanya dapat mensurvei langit di malam hari dan cerah. Berdasarkan perkiraan populasi statistik, sekitar dua pertiga dari (shut to Earth object) lebih besar 460 kaki masih harus ditemukan,” kata NASA dalam web put-nya.

Editor : Dini Listiyani

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close