Bisnis

Adidas Tutup Pabrikan dengan Robot Otomatis, Speedfactory – Kompas.com – Lifestyle Kompas.com


KOMPAS.com –Adidasmenutup Speedfactoryyang dikelola robot di Ansbach, Jerman, dan Atlanta, Amerika Serikat.

- Advertisement -

Kedua fasilitas, yang dijalankan dalam kemitraan dengan supplier spesialis plastik Jerman Oechsler, akan ditutup paling lambat April 2020.

Demikian pernyataan Adidas dalam siaran pers yang dikutip lamanengadget.com.

“Kami memahami alasan Adidas untuk menghentikan produksi Speedfactory di Oechsler, kami menyesali keputusan ini,” kata Dr. Claudius M. Kozlik, Kepala Eksekutif Oechsler.

- Advertisement -

Baca juga:Giliran Prada dan Adidas Bikin Sneaker Kolaborasi

“Pada saat yang sama, kami berharap dapat melanjutkan kerja sama yang erat dan saling percaya dengan Adidas di bidang pencetakan 4D,” sambung dia.

Baca Juga:  Rossi Kehilangan Taji di Kandang Sendiri - Kompas.com - Otomotif Kompas.com

Selanjutnya, pihak Adidas menekankan, beberapa proses Speedfactory akan diadopsi oleh dua pemasok di Asia.

Disebutkan, produksi akan dilakukan dengan mekanisme pabrikan tradisional dan lebih murah. Hal itu sudah akan terwujud pada akhir tahun ini.

Dengan menggunakan mekanisme tersebut, Adidas ini akan menghasilkan sepatu lari dan, untuk pertama kalinya juga memproduksi model dalam kategori produk lain.

Baca juga:Adidas Berencana Uji Sepatunya di Luar Angkasa

Awalnya, Speedfactories dimaksudkan untuk mengembalikan produksi sepatu ke pasar barat dan menurunkan ketergantungan Adidas pada pemasok Asia.

Baca Juga:  Ini Stasiun MRT Jakarta yang 'Dijual' Paling Mahal - detikFinance

Apalagi, produksi Adidas di Asia sering dikritik karena kondisi dan praktik kerja yang kerap dituduh tidak etis.

Lalu, semula Adidas juga berharap Speedfactories akan sesuai dengan namanya, mempercepat produksi dan mengurangi biaya, serta waktu yang terkait dengan pengiriman.

Selama ini, manufaktur yang sebagian besar dijalankan secara otomatis memang masih menghasilkan sejumlah kecil pangsa sepatu.

Baca juga:Ini Sepatu Adidas untuk Mengenang Kemenangan MU di Barcelona

Salah satu di antaranya Futurecraft MFG (Made For Germany) dan sederetan sepatu AM4 (Adidas Made For) yang terinspirasi dari enam kota terbesar di dunia.

Lalu ada pula proyek kolaborasi dengan artis, seperti DJ Kittens dan JaQuel Knight.

Baca Juga:  Ditemukan Kasino di Apartemen Robinson, Ini 3 Faktanya..... - Kompas.com - Megapolitan Kompas.com

Nah,kini Adidas mengaku akan lebih berkonsentrasi pada sumber dayanya dengan “memodernisasi pemasok lain” dan –dengan bantuan Oechsler, terus mengeksplorasi teknologi 4D,midsole3D-cetak.

Baca juga:Adidas Rangkul BLACKPINK dan David Beckham Berdiri Sepanggung…

Teknologi terakhir itu telah digunakan pada sepatu sepertiFuturecraft 4DdanAlphaedge 4D

Ya,dengan keputusan besar Adidas ini, setidaknya produksi sneaker masih aman dari revolusi pabrik robot-otomatis yang tak mungkin terhindarkan.

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close