Kesehatan

5 Kesalahan dalam Melakukan Pertolongan Pertama – 1Health


Pengetahuan mengenai pertolongan pertama, seharusnya dimiliki oleh semua orang. Ini karena pertolongan pertama akan sangat membantu saat terjadi situasi darurat di mana petugas medis berada jauh dari jangkauan.

Beberapa orang mungkin sudah mengetahui pengetahuan dasar atau yang lebih mendalam seputar pertolongan pertama. Sementara banyak lagi lainnya yang masih awam atau malah tidak tahu sama sekali bagaimana cara melakukan pertolongan pertama saat terjadi kondisi darurat. Ini bisa menyebabkan kesalahan yang justru akan membahayakan korban yang semula ingin diselamatkan.

Loading...

Ketahui beberapa kesalahan, yang sebaiknya tidak dilakukan saat memberikan pertolongan pertama:

Membaringkan kepala saat terjadi mimisan

Membaringkan kepala saat terjadi mimisan, justru akan membuat darah mengalir ke tenggorokan dan Anda mungkin dapat menelannya. Langkah ini tidak akan membantu saat terjadi pendarahan di hidung, yang ada Anda malah bisa menelan darah yang dapat menyebabkan iritasi di perut dan pada akhirnya memicu muntah.

Baca Juga:  IHSG sesi I anjlok dalam, ini faktor-faktor pemicunya - Kontan

Apa yang harus dilakukan: Bersandar ke depan dan jepit ujung hidung Anda. Pada sebagian besar waktu, pendarahan hidung atau mimisan disebabkan oleh alergi atau cuaca kering. Lakukan hal ini selama 10 menit dan mimisan bisa berhenti dengan sendirinya. Jika cara ini tidak membantu, segeralah ke dokter dan dapatkan pengobatan medis terbaik.

Menempatkan es di atas luka bakar

Ini mutlak merupakan hal yang tidak boleh dilakukan. Meletakkan es pada luka bakar dapat menyebabkan frostbite atau radang dingin dan bahkan dapat merusak kulit. Anda juga harus menghindari mengoleskan mentega atau pasta gigi pada cedera luka bakar di kulit Anda.

Baca Juga:  Penis Mengecil dan Ukurannya Menyusut, Bagaimana Mengatasinya? - Tempo

Apa yang harus dilakukan: Alirkan air dingin pada luka bakar selama beberapa menit. Keringkan dengan kain yang bersih.

Menempatkan kompres panas pada cedera

Memang benar bahwa panas dapat meredakan sakit dan nyeri, tetapi ini tidak dapat membantu untuk mengobati keseleo atau patah tulang. Menerapkan kompres panas pada bagian tubuh yang keseleo atau mengalami patah tulang hanya dapat meningkatkan pembengkakan.

Apa yang harus dilakukan: Tempelkan kompres es pada bagian tubuh yang cedera selama 20 menit. Hancurkan es dan bungkus dalam kantong atau sepotong kain bersih. Letakkan kompres es di kulit. Ulangi hal ini beberapa kali sampai rasa sakit berkurang.

Membuang kotoran dari mata

Seringkali, partikel debu atau kotoran masuk ke dalam mata kita, dan tanpa sadar kita mengucek mata dengan harapan bisa mengeluarkannya. Tetapi mengucek mata dengan keras untuk menghilangkan partikel debu justru dapat menyebabkan kerusakan permanen pada mata.

Baca Juga:  Hingga September 2019, 47 Kasus Demam Berdarah Terjadi di Bangka Selatan - Bangka Pos

Apa yang harus dilakukan: Bilas mata Anda dengan air yang bersih.

Membersihkan luka dengan air liur

Anda mungkin pernah mendengar anggapan bahwa air liur dapat membersihkan kuman, sehingga membersihkan luka dengan air liur bisa membantu meredakan rasa sakit dan mempercepat penyembuhan. Sayangnya, ini merupakan suatu hal yang salah, air liur penuh dengan bakteri dan dapat membuat luka semakin parah.

Apa yang harus dilakukan: Siram location tubuh yang terluka dengan air yang mengalir untuk menghilangkan kotoran dan juga kuman yang menempel.

Article By Claudia Ramadhani

Sumber

Tags
Loading...

Related Articles

Back to top button
Close